Archive for April, 2007

Arthur and The Minimoys

Monday, April 30th, 2007

Arthur and The Minimoys :
Seru, Kocak, Menghibur

(Blitz Megaplex, 28 April
2007)

Film Animasi+Dunia Nyata
garapan Luc Besson ini memang beda, dengan alur cerita yang
sederhana, tetapi tetap kuat dari segi aksi dan sangat menghibur, ini
menunjukkan eksistensi dari Luc Besson sebagai salah satu sutradara
spesialis aksi yang serba bisa.

Ceritanya sendiri
terpusat pada Arthur yang berusaha mencari harta karun peninggalan
kakeknya, harta karun ini penting buat Arthur, karena bila ditemukan
harta karun tersebut dapat menyelematkan Tanah dan Rumah milik
neneknya, tapi untuk mendapatkan harta tersebut bukanlah hal yang
mudah karena ia harus pergi ke Negeri Minimoys, dan bertarung melawan
si jahat Maltazhar. Dengan dibantu putri Selena dan Si Konyol
Bete…Arthur harus segera menemukan harta karun tersebut..

Film ini sangat
mengandalkan permainan dan pengembangan karakter dari si Arthur,
bagaimana keberanian di muncul, karena kecintaannya pada kakeknya,
dan kepasrahan Si Nenek yang merasa bahwa sudah tidak ada harapan
lagi.

Mencoba menguraikan
fantasi yang kita miliki membuat film ini sangat mudah untuk kita
cerna, dan nyaris setiap adegannya diisi dengan aksi-aksi yang
menegangkan tanpa kehilangan perhatian kita pada masing-masing
karakter. Konflik diantara karakter hamoir tidak ada, pengembangan
karakter pun bersifat linier,tapi justru ini lah yang diinginkan luc
besson, penekaanan pada aksi petualangan, memang berbeda dari pada
film animasi yang lain.

 

 

Paris Jet’Aime

Monday, April 30th, 2007

Paris Jet’aime :Meta
Narasi Cinta

(Blitz Megaplex, 28 April
2007)

Cinata kata yang
membutakan, tapi 20 film pendek tentang cinta dengan digarap oleh 20
sutradara dan digabung menjadi satu,dengan melibatkan pemain Elijah
Wood, Natalie Portman,Wes Craven, Steve Buscemi, dan lain-lain.
Membuat cinta makin membutakan tetapi jadi makin unik.

Paris Jet’aime agak
sulit kalo harus dibahas plotnya seperti apa, dan dibahas satu
persatu, masing-masing film, kesamaan dari film ini hanya satu yaitu
mereka bicara tentang cinta, selebihnya dibawakan dengan memberikan
narasi mengenai setiap sudut kota Paris, ibukota Cinta, dengan kisah
cintanya masing-masing, semua diterjemahkan apa adanya tergantung
narasi yang kita inginkan, memperlihatkan persepsi yang universal
tentang cinta.

Membatasi pemahaman kita
tetapi memperluas makna tentang cinta itu sendiri, kadang membuat
kita sedih, kadang tertawa, semuanya dengan ciri khas masing-masing,
membuat kita seakan terpaku untuk terus menunggu apalagi kejutan
cerita mengenai cinta yang dapat disampaikan.

Cinta dapat datang dari
berbagai macam kejadian, cinta dapat muncul secara misteri, cinta
dapat muncul dalam halusinasi, cinta dapat muncul dalam pertemuan
pertama, salah persepsi tentang cinta, Berakhirnya sebuah cinta,
pemaknaan kembali cinta, cinta yang hilang, cinta terhadap
keluarga…perlukah dijabarkan semuanya, saya pikir tidak perlu, saya
biarkan imajinasi para penonton tentang cinta yang menjadi hakim.

Sunshine

Friday, April 27th, 2007

Film yang menarik dengan genre yang gw pribadi mengistilahkannya sebagai Psychological Sci Fi Thriller, hmmm kenapa gw kasih kayak gitu ya pada dasarnya karena ini film memang melandaskan ketegangan pada manusianya, jadi kalo berharap ada monster atau pun alien yang bakalan mengganggu mereka, gw saranin lebih baik lo cabut dari bioskop..karena film ini pure human banget, bahkan musuh utamanya juga manusia…

Bukan hal yang sederhana memang soalnya kita kerap melihat sebuah film thriller apalagi yang scifi pasti ada monster..jadi gw gak perlu heran kalo nanti setelah lo nonton film ini lo merasakan kebosanan..

Film ini bercerita tentang kematian matahari, umurnya tinggal 50 tahun, dan sebuah Pesawat Icarus dikirim untuk meledakkan sebuah bom inti fusi yang diyakini mampu menghidupkan kembali matahari,namun sayang Icarus menghilang tanpa jejak, akhirnya dibuat pesawat kedua dengan nama Icarus 2 untuk segera menuntaskan misi meledakkan matahari, Dengan diawaki Oleh ilmuwan berbagai bangsa mereka berusaha memenuhi harapan bumi….

Gw rada males ceritain filmnya trauma spoiler soalnya mendingan gw cerita kritik gw terhadap film ini,,,film ini menggunakan pendekatan sains yang sangat kental, bahkan kedua sutradaranya menggunakan dan pergi ke NASA untuk melakukan penelitian terhadap film mereka..hmmm dan justru ini yang menjadi kekuatan dari film ini, film ini menjadi sangat human, dan sangat rasional,terlepas dari lemahnya pengenalan dari masing2 karakter yang ada, tetapi ketegangan yang dirasakan tetap tidak hilang…Keraguan yang mereka rasakan, dan kesalahan yang mereka perbuat, membuat film ini tidak kehilangan suspence..tapi sayang film ini terlalu bertele sehingga membuat kita cepat bosan dan banyaknya adegan yang tidak perlu membuat kita menjadi merasa hambar…Tapi buat gw film ini cukup bagus untuk ditonton

Spiderman 3

Friday, April 27th, 2007
Guyz pada hari Rabu yang lalu gw mendapat Undangan untuk nonton Premiernya Film Spiderman 3 di Anggrek 21, dan gw berhasil Foto bareng Arman Maulana…Pokoknya Spidey keren banget oy..
Perjalanan Film Spiderman telah mencapai Istilah Trilogi, dan semua memang memperlihatkan sebuah kematangan dan kedewasaan dari Spiderman..Bila awalnya dia berkutat pada eksistensi dirinya, kemudian dihadapkan pada permasalahan kegundahan seorang pahlawan, maka di film yang ketiga ini..Spiderman dituntut sebuah kedewasaan dalam mengambil sebuah pilihan..
Bukan hal yang mudah untuk melihat sisi human seorang Spiderman, tapi Sam Raimi kali ini berhasil mengangkatnya dengan sederhana dan sempurna, dia pada akhirnya memaksa semua penonton untuk melihat Spiderman sebagai manusia yang dihadiahi kemampuan super power, dalam film ini diperlihatkan bahwa batas antara seorang penjahat dan jagoan, hanyalah setipis pilihan yang harus kita ambil..
Kali ini Spiderman menemukan tantangan yang luar biasa, dia harus menghadapi 4 orang penjahat sekaligus,Green Goblin, Venom dan Sandman..dan dirinya sendiri,
Alur cerita yang terasa padat, membuat kita terus menerus harus menancapkan diri kita di depan layar, bila tidak ingin kehilangan ceritanya..Meski film ini terkesan mellow…dan ada beberapa adegan klise..tapi kejutan di akhir cerita membuat kita merasakan bahwa bukan hanya apa yang kita miliki yang membuat kita menjadi seseorang, tetapi juga pilihan yang kita ambil..
Selamat Menonton!!!!
JANGAN LUPA NONTON KALA JUGA….KARENA KALA JUGA FILM INDONESIA YANG BAGUS…TONTON TERUS FILM INDONESIA

The Host

Tuesday, April 3rd, 2007

The Host
   

   

         

         

 

Film ini gw tonton di BLITZ MEGAPLEX JAKARTA

Kalo
kita bicara soal film monster, maka paling gak ada 2 hal yang menjadi
poin penting dari film tersebut, yaitu monsternya itu sendiri, dan
ketegangan dalam filmnya…

Pada awalnya gw berpikiran seperti
ini, tetapi setelah melihat film The Host, paling gak ada satu lagi
yang harus kita perhatikan yaitu sisi alur ceritanya…biasanya sebuah
Film berbasis monster kita sudah pasti bisa menebak akhir dari
ceritanya, entah Monsternya kalah, atau biasanya disisipkan bahwa nanti
suatu saat monsternya akan bangkit lagi (kalo kayak gini seakan membuka
peluang buat adanya sequel)…Bumbu ketegangan terus menghantui film
kalo perlu gak ada jeda, hajar terus dari awal sampai akhir, seperti
waktu kita nonton Alien, Deep Blue Sea, Gremlin, The Cave, Jurrasic
Park The Series, dan lain-lain..

Tapi kalo menonton film the
host, ternyata sebuah film thriller bisa dipadu dengan film drama
dengan sangat apik, bahkan kekuatan cinta sebuah keluarga, kerinduan,
depresi, konspirasi, bahkan kontroversi, menjadi bumbu yang diramu jadi
satu dalam film ini dan menjadi Film yang sangat menarik dari segi
cerita..namun gw sangat mengingatkan, buat kalian yang hanya mengejar
ketegangan saja dari adanya film monster, bisa jadi anda akan merasakan
kekecewaan, tapi kalo mau lihat sisi lainnya sangat disarankan untuk
menonton film ini…

Cerita diawali pada sebuah hari yang damai
di Tepi Sungai Han, namun kedamaian tersebut tiba-tiba terusik akan
kemunculan monster aneh dari sungai, yang menyerang semua yang berada
di Tepian, Gang Du seorang penjaga toko, melihat kekacauan tersebut
berusaha melarikan diri,namun karena kelalaiannya ia kehilangan Heung
So Putri satu-satunya. Heung So terbawa oleh monster tersebut dalam
keadaan hidup,dengan usahanya akhirnya ia bisa menghubungi bapaknya
bahwa ia masih hidup dan lokasinya berada di saluran bawah tanah..

Gang
Du berusaha semaksimal mungkin mencari anaknya dengan Dibantu Ayahnya
dan 2 orang adiknya, namun proses pencarian bukan tanpa hambatan, ia
harus berhadapan dengan pasukan pemerintah, karena pemerintah
menganggap dirinya memiliki virus…Waktu terus berjalan akankah Heung
so dapat diselamatkan…Tonton..

Film ini secara cerita
menggunakan keluarga dan konflik yang berada di dalamnya, bagaimana
rasa kehilangan tersebut, depresi diantara keluarganya, dan keyakinan
akan adanya harapan bahwa Heung So masih hidup, membuat keluarga ini
bersatu padu untuk saling membantu..

Dengan jalinan alur yang
baik serta memperlihatkan bahwa sebuah permasalahan sederhana dapat
diputarbalikkan,Dan juga usaha dari keluarga tersebut untuk menyakinkan
kepada seluruh dunia bahwa mereka baik2 saja, membawa mereka kepada
konflik yang berliku dengan pemerintah..

Penggambaran monsternya
sendiri dalam film ini tidak terlalu mengerikan, bahkan cenderung
lambat membangun ketegangan, tetapi dengan di dominasi adegan
pencarian, serta koneksi keluarga yang ada membuat film ini menawarkan
sesuatu yang berbeda, kita jadi sangat mengenal masing-masing tokohnya,
seluruh tokohnya digambarkan utuh dan tidak menimbulkan pertanyaan
mengenai keberadaannya..Ini poin penting dari film ini, kita menjadi
melihat film ini lebih humanis dan tidaks sekedar menjual kengerian
belaka.

Mr. Bean Holiday

Monday, April 2nd, 2007

Mr. Bean Holiday : Lucu tetapi tak ada yang baru
Oleh : Sofyari Rahman
email : b354r@yahoo.com
Sudah bukan hal yang asing nama Mr. Bean telah menghiasi layar kaca bahkan telah merambah ke Bioskop, dari Mulai serial manusianya bahkan hingga ke kartun, kelucuannya yang sederhana, polos, bahkan konyol. Tingkah polahnya ini membuat Mr. Bean menjadi tokoh komedi dari luar negeri yang memiliki popularitas dalam negeri sangat kuat.

Meski sudah berulang kali diputar serialnya, tetap saja membuat kita yang menontonnya tertawa terpingkal, dan yang menjadi kekuatannya adalah kesegaran dari humornya. Sayang dalam Film Mr Bean Holiday kesegaran ini kurang terlihat.

Dengan harapan baru sekuel Mr. Bean pun dibuat, dengan Judul Mr. Bean Holiday. Ceritanya sendiri menggambarkan perjalanan Mr. Bean (Rowan Atkinson) untuk berlibur ke Cannes, Paris. Liburan ini diperoleh Mr. Bean karena ia memenangkan Undian. Seperti diduga dimana ada Bean disitu ada pasti ada masalah dengan kepolosan dan kekonyolannya. Dimulai dengan kekisruhannya pada saat menunggu keberangkatan kereta menuju Cannes, disana ia bertemu dengan Emil () dan anaknya Stepan (Max Baldry). Akibat kecerobohannya, Bapak dan Anak ini harus terpisah. Kondisi ini membuat Stepan harus membalas kecerobohan Bean,dengan memaksa Bean untuk menemani Stepan menuju Cannes.

Perjalanan antara 2 orang diwarnai dengan berbagai kekocakan dan kekonyolan, dan petualangan seru telah menanti mereka berdua untuk menuju Cannes, dari mulai dikejar-kejar polisi, penyamaran untuk mendapatkan akses untuk nonton Festival Cannes. Hingga kejutan di Cannes. Film ini juga didukung oleh Aktor Kawakan Willem Dafoe yang bermain sebagai Carson Clay seorang Sutradara Film terkenal, pertemuannya dengan Bean di awal film justru menimbulkan mimpi buruk bagi Carson pada pertemuan berikutnya dengan Bean.

Film ini dirilis di Amerika Serikat dengan Judul Bean 2. Film ini masih tetap dengan pakem awalnya yaitu berusaha mengeksploitasi kekonyolan Bean, beberapa adegannya menggambarkan betapa kendala bahasa dapat menjadi masalah yang panjang.Selain tingkah polahnya yang memang konyol, namun diantara semua Adegan yang paling mencuri perhatian adalah pada saat Mr Bean berduet dengan Stepan bermain drama untuk mencari dana, demi membiayai perjalanan mereka ke Cannes.

Penggunaan Kamera Video sebagai penguat alur dan penambah bumbu cerita ini terasa unik, bahkan menimbulkan kelucuan tersendiri yang segar.

Meski Film ini tetap dengan pakem humor, namun humor yang ada relatif tidak ada yang baru, penggambaran Bean sebagai karakter yang bodoh dan tolol. Membuat karakter Bean tidak berkembang. Berbeda dengan Film yang awal penggambaran karakternya begitu lengkap. Namun dalam Film hanya segi konyol saja yang dieksploitasi.

Setidaknya Film ini memiliki sisi positif dalam penggarapan yaitu mengobati kerinduan kita akan Mr Bean tapi sedikit ada yang baru disini, meski tetap menghibur.

Gremlin

Monday, April 2nd, 2007

Gremlin
   

   

         

         

 

Sebuah
Film yang bercerita tentang seekor makhluk lucu bernama Gizmo…Film
besutan sutradara kawakan Steven Spielberg, ini bercerita tentang
Gizmo, seekor mowgli, makhluk unik dan lucu namun dengan banyak
pantangan.

Mogwai tidak diperkenakan untuk kena air dan makan
diatas jam 12 malam, bila ini dilanggar maka malapetaka akan terjadi.
Dan keteledoran dari tuannya membuat BENCANA…

Film ini sendiri
dirilis sekuel dengan Judul Gremlins 2 , tetapi dengan tema yang
berbeda, bila dalam film pertama gremlin berusaha menguasai Sebuah
kota, maka di yang kedua gremlin berusaha menguasai sebuah stasiun TV
untuk kemudian melakukan propaganda menguasai dunia.

Tidak
banyak memang film monster yang memiliki kekuatan dari segi cerita, dan
gremlin salah satu dari yang sedikit, tersebut..Gremlin tidak
menawarkan monster yang haus darah, ataupun tukang bunuh. Keisengan
monsternya lah yang membuat kekacauan, terkadang tingkah polah mereka
sangat lucu, meski tetap seram…Tetapi tenang saja Gizmo dan
pasukannya berusaha semaksimal mungkin untuk menumpas (maaf bukan
Pasukan) tetapi seorang diri…

Film ini menawarkan alur yang
cepat dan penuh dengan kejutan, ya karena gaya dan keisengan mereka
memang sangat gila…beberapa gaya yang mereka yang sangat lucu adalah
pada saat mereka berkumpul di Bar dan kemudian berlagak layaknya
mafioso, serta yang paling seru adalah satu bioskop diisi penuh dengan
Gremlin..

Salah satu film monster terbaik menurut gw, pas untuk
ditonton dari segala Usia..hmmm rencananya besok gw mau ke Blitz buat
nonton film monster juga, judulnya the host, film korea ,menurut
reviewnya temen gw dia bilang film ini layak dapat bintang 6 dari 5
berarti bagus banget kan…