The Host
The Host
Film ini gw tonton di BLITZ MEGAPLEX JAKARTA
Kalo
kita bicara soal film monster, maka paling gak ada 2 hal yang menjadi
poin penting dari film tersebut, yaitu monsternya itu sendiri, dan
ketegangan dalam filmnya…
Pada awalnya gw berpikiran seperti
ini, tetapi setelah melihat film The Host, paling gak ada satu lagi
yang harus kita perhatikan yaitu sisi alur ceritanya…biasanya sebuah
Film berbasis monster kita sudah pasti bisa menebak akhir dari
ceritanya, entah Monsternya kalah, atau biasanya disisipkan bahwa nanti
suatu saat monsternya akan bangkit lagi (kalo kayak gini seakan membuka
peluang buat adanya sequel)…Bumbu ketegangan terus menghantui film
kalo perlu gak ada jeda, hajar terus dari awal sampai akhir, seperti
waktu kita nonton Alien, Deep Blue Sea, Gremlin, The Cave, Jurrasic
Park The Series, dan lain-lain..
Tapi kalo menonton film the
host, ternyata sebuah film thriller bisa dipadu dengan film drama
dengan sangat apik, bahkan kekuatan cinta sebuah keluarga, kerinduan,
depresi, konspirasi, bahkan kontroversi, menjadi bumbu yang diramu jadi
satu dalam film ini dan menjadi Film yang sangat menarik dari segi
cerita..namun gw sangat mengingatkan, buat kalian yang hanya mengejar
ketegangan saja dari adanya film monster, bisa jadi anda akan merasakan
kekecewaan, tapi kalo mau lihat sisi lainnya sangat disarankan untuk
menonton film ini…
Cerita diawali pada sebuah hari yang damai
di Tepi Sungai Han, namun kedamaian tersebut tiba-tiba terusik akan
kemunculan monster aneh dari sungai, yang menyerang semua yang berada
di Tepian, Gang Du seorang penjaga toko, melihat kekacauan tersebut
berusaha melarikan diri,namun karena kelalaiannya ia kehilangan Heung
So Putri satu-satunya. Heung So terbawa oleh monster tersebut dalam
keadaan hidup,dengan usahanya akhirnya ia bisa menghubungi bapaknya
bahwa ia masih hidup dan lokasinya berada di saluran bawah tanah..
Gang
Du berusaha semaksimal mungkin mencari anaknya dengan Dibantu Ayahnya
dan 2 orang adiknya, namun proses pencarian bukan tanpa hambatan, ia
harus berhadapan dengan pasukan pemerintah, karena pemerintah
menganggap dirinya memiliki virus…Waktu terus berjalan akankah Heung
so dapat diselamatkan…Tonton..
Film ini secara cerita
menggunakan keluarga dan konflik yang berada di dalamnya, bagaimana
rasa kehilangan tersebut, depresi diantara keluarganya, dan keyakinan
akan adanya harapan bahwa Heung So masih hidup, membuat keluarga ini
bersatu padu untuk saling membantu..
Dengan jalinan alur yang
baik serta memperlihatkan bahwa sebuah permasalahan sederhana dapat
diputarbalikkan,Dan juga usaha dari keluarga tersebut untuk menyakinkan
kepada seluruh dunia bahwa mereka baik2 saja, membawa mereka kepada
konflik yang berliku dengan pemerintah..
Penggambaran monsternya
sendiri dalam film ini tidak terlalu mengerikan, bahkan cenderung
lambat membangun ketegangan, tetapi dengan di dominasi adegan
pencarian, serta koneksi keluarga yang ada membuat film ini menawarkan
sesuatu yang berbeda, kita jadi sangat mengenal masing-masing tokohnya,
seluruh tokohnya digambarkan utuh dan tidak menimbulkan pertanyaan
mengenai keberadaannya..Ini poin penting dari film ini, kita menjadi
melihat film ini lebih humanis dan tidaks sekedar menjual kengerian
belaka.