Hantu : Hantu Yang tidak Seram dan Bodoh
Hantu : Hantu Yang tidak Seram dan Bodoh
Oleh : Sofyari Rahman
Alkisah ada sebuah Telaga yang bernama Telaga Setra Wingit yang sangat misterius dan angker. Dan keangkeran ini membawa 5 orang Sahabat untuk mencari Telaga tersebut, dengan Dipimpin oleh Galih (Oka Antara), yang didampingi Ray (Dwi Andika), Rinjani (Dea Ananda), Indra (Andhika Gumilang) dan Maya (Monique Henry). Mereka berusaha menuju ke Telaga tersebut, dengan segala konsekuensinya.
Cukup sudah kata-kata manis di atas sebagai awalan, tidak perlu dijelaskan, bahkan tidak perlu disampaikan disini ceritanya secara keseluruhan, lebih baik kita bongkar semua Kebodohan dan Ketidakseraman dari film ini, Bisa Jadi Ending cerita ini akan muncul dalam Tulisan ini,tapi itu tidak masalah, karena Endingnya memang tidak penting, bahkan kalopun diceritakan, tidak akan mengurangi rasa penyesalan anda setelah menonton, dan rasa beruntung yang anda miliki karena tidak perlu menonton.
Film ini lemah dalam semua hal yang ada dalam Aspek sebuah Film,bila ingin dideskripsikan satu-satu, maka kita akan melihatnya dalam poin-poin berikut :
1. Alur Cerita
Film ini menawarkan kemisteriusan sebuah hutan dan keangkerannya sebagai ide dasar cerita, tentu untuk melengkapi hal ini perlulah kiranya digambarkan adanya sekelompok remaja yang ingin berkemah ataupun mengunjungi tempat tersebut. Dan kemudian mereka bergulatlah dengan keangkeran tempat tersebut.Selain minim kejutan, yang paling parah adalah logika cerita yang ingin dibangun hampir tidak ada, Film ini hanya sekedar menyajikan perjalanan sekelompok manusia, ketempat angker, terus ketemu hantunya, satu-persatu dari mereka mati. Film ini gagal mengangkat alur cerita yang baik. Alasan kenapa mereka kesana tidak tergambar, bahkan tidak ada penjelasan sama sekali. Dalam kengerian yang mereka rasakan terasa ganjal dan sangat lemah dari pembangunan cerita, bayangkan saja, secara tiba-tiba Rinjani menghilang dan kemudian kesurupan, tanpa ada penjelasan sama sekali kenapa ia yang menjadi target, dan kenapa tiba-tiba mereka semua diincar oleh hantunya, apa alasan utama kemunculan hantu tersebut tidak jelas. Mengesankan Film ini hanya ingin kita teriak ketakutan saja titik!!!. Dan tentunya karena logika cerita jelek, otomatis tidak ada pengembangan karakter. bahkan terkesan setiap karakter memiliki kebingungan dalam mengambil sikap dan peran. Tapi itu tidak penting, karena yang dibutuhkan hanyalah teriakan saja. Sialnya teriakan mereka juga buruk. Untungnya kita tidak perlu teriak malah kalo perlu tertawa, menertawakan kebodohan dari alur cerita. Kemudian kemunculan hantunya tidak menyeramkan sama sekali, dalam hal ini sama sekali tidak mengejutkan. Kemunculannya yang terlalu lama, maksudnya bukan lama muncul, tetapi muncul kelamaan, alias, bukan tiba-tiba, menjadikan hantu tersebut menjadi salah satu pemain kunci. Tentu ini merusak elemen kejutan, padahal elemen ini sangat penting dalam film horor.
2. Adegan
Film ini banyak mengulang adegan agar terkesan timbul kemunculan hantu yang berulang-ulang. Dan adegan yang paling mengesalkan adalah pada saat kemunculan hantu untuk pertama kalinya, yaitu hantu tersebut Menyenggol Ray, yang sangat peduli dengan higienitas tubuh sehingga ia harus mandi, namun sayangnya dia baru menyadari bahwa higienis di Hutan itu bisa membuat kita berinteraksi dengan hantu, akhirnya pada hari berikutnya ia tidak mandi-mandi. Dan pada saat ia mandi itu ia disenggol sehingga terjatuh. Jadinya kocak banget. Bukan seram. Masih bagus d Adegan pembuka dari film ini, yaitu pada saat mereka diramalkan akan menghadapi maut oleh seorang nenek. Harusnya menjadi kunci dari film ini, bila dikembangkan, tapi sayang ucapan nenek tersebut hanya menjadi Spoiler dari Film ini. Seperti ucapannya mereka akan menghadapi maut.
3. Musik
Film ini garapan musiknya sama sekali tidak menegangkan. Malah terkesan mellow dramatic
4. Akting
Ini paling parah pas-pasan, masih rasa sinetron
5. Ending
Ini yang paling parah, harusnya ending, dapat menjadi konklusi, tapi Endingnya justru mengikuti kata pepatah "Apa yang diawali buruk pasti diakhiri dengan hal buruk juga". Film ini diakhiri dengan kematian para kawanan tersebut, kecuali si Galih, yang beruntung bisa bertemu dengan Rina Hasim.
Dan Selamat Buat HANTU anda masuk dalam Hall Of Shame Film Indonesia, SELAMAT!!!