Shrek 3, Ocean Thirteen, The Hoax

June 4th, 2007 by sofyari

Ini ke tiga judul film yang gw rencanakan bakal gw tonton minggu ini jadi tunggu saja review dari gw..oya Insya Allah kalo lancar rencananya bulan juni gw bakalan mengadakan survey sedrhana soal film Indonesia…sedang digodok sematang mungkin pertanyaan dan Arahannya…soalnya gw gak pingin hasilnya bias..kalo bias itu bahaya buat gw…

Kenapa gw pingin banget bikin riset soal film Indonesia, pertama sejauh pengetahuan gw belum ada yang melakukan riset ini semenjak kebangkitan FIlm Indonesia pada tahun 2001 hingga sekarang..dan juga tuntutan dari kondisi perfilman yang ada sekarang..saat ini seperti yang kita udah tahu bioskop kita disuguhi dua tema besar dari film Indonesia, yaitu drama ABG dan juga horor..well sebenarnya ada satu genre lagi yaitu mereka yang mengusung idealisme..

Apakah ada yang salah dengan mengusung dua tema besar tersebut, gak ada yang salah cuman tetap aja gw penasaran…pertanyaan yang menggantung di diri gw adalah kenapa kita mau nonton film Indonesia, apa yang membuat mereka senang menonton film Indonesia?, apa saja yang kurang dari film Indonesia?..

Terus apa pentingnya penilitian ini toh kenyataannya film indonesia sudah menggeliat lagi..gw cuman memberikan gambaran obyektif, soalnya FYI sekarang di JAgat Film Indo boleh dibilang kebagi dua kubu, yaitu kubu India dan juga kubu Miles dkk..Dimana yang India cuman mikir untung doang sedangkan yang miles lebih ke idealisme..nyambung diantara mereka, sebenarnya nyambung aja..

Dan ingin gw tegasin disini hubungan antara idealisme filmmaker dan kepentingan pasar cuman beda tipis, kalo gak ikutin lo bakalan susah hidup…tapi kalo gak sesuai idealisme bakalan gak puas..hmmm susah memang…

Oya gw lagi buat tulisan tentang Film Indonesia, susah banget karena gw gak begitu suka horor..tapi semoga jadi tulisan yang baik..

100 Greatest Movie Of All Time

May 29th, 2007 by sofyari

100 Greatest Movie Of All Time

Versi majalah Empire

100. it’s A Wonderful Life (1946)

99. The Terminator (1984)


98. X-Men (2000)

97. Flying High (1980)
96. Life of Brian (1979)

95. Romeo + Juliet (1996)


94. The Blues Brothers (1980)

93. Seven Samurai (1954)

92. Crocodile Dundee (1986)

91. Rear Window (1954)
90. Animal House (1978)
89. All about Eve (1950)
88. Annie Hall (1977)

87. Babel (2006)


86. Mad Max 2 (1981)

85. The Crow (1994)
84. Reservoir Dogs (1992)
83. Citizen Kane (1941)
82. The Breakfast Club (1985)
81. Moulin Rouge! (2001)
80. Psycho (1960)
79. Chicago (2002)

78. Brokeback Mountain (2005)

77. Mad Max (1979)
76. Butch Cassidy and The Sundance Kid (1969)
75. Blade Runner (1982)
74. To Kill a Mockingbird (1962)
73. Platoon (1986)
72. Crouching Tiger, Hidden Dragon (200)

71. Batman (1989)

70. Picnic at Hanging Rock (1975)

69. Superman (1978)

68. Ferris Bueller’s Day Off (1986)

67. Ben-Hur (1959)

66. Chopper (2000)

65. The Lion King (1994)


64. Spiderman (2002)
63. The Silence of The Lambs (1991)

62. Clerks (1994)
61. Stand By Me (1986)
60. The Shining (1980)
59. Taxi Driver (1976)
58. The Big Lebowski (1998)

57. The Godfather Part II (1974)


56. Memento (2000)
55. Jaws (1975)
54. The Usual Suspect (1995)
53. Borat (2006)
52. Star Wars: Episode VI – Return of The Jedi (1983)
51. Die Hard (1988)
50. Se7en (1995)

49. The Sound of Music (1965)

48. Terminator 2: Judgment Day (1991)
47. Gladiator (2000)

46. One Flew Over The Cuckoo’s Nest (1975)
45. Heat (1995)
44. 2001: A Space Odyssey (1968)

43. The Lord of The Ring: The Two Towers (2002)

42. Gallipoli (1981)

41. Zoolander (2001)

40. Casablanca (1942)
39. The Wizard of Oz (1939)

38. An American Werewolf in London (1981)
37. Casino Royale (2006)
36. Rocky (1976)
35. Austin Powers: International Man Of Mystery (1997)
34. Top Gun (1986)

33. The Princess Bride (1987)

32. Scarface (1983)
31. Kill Bill: Vol. 1 (2003)
30. Schindler’s List (1993)

29. The Rocky Horror Picture Show (1975)

28. E.T (1982)

27. Eternal Sunshine of The Spotless Mind (2004)

26. Raiders Of the Lost Ark (1981)
25. Forrest Gump (1994)
24. Titanic (1997)

23. Gone With the Wind (1939)
22. Apocalypse Now (1979)

21. Alien (1979)
20. Back To The Future (1985)
19. Fight Club (1999)

18. A Nightmare on Elm Street (1984)

17. Braveheart (1995)

16. Grease (1978)

15. The Godfather (1972)
14. The Lord Of the Ring: The Fellowship of The Ring (2001)
13. Pirates of The Caribbean: The Curse of The Black Pearl (2003)
12. American Beauty (1999)
11. The Matrix (1999)

10. Goodfellas (1990)

9. Amelie (2001)
8. Star Wars: Episode V-The Empire Strikes Back (1980)
7. The Lord of The Ring: The Return of The King

6. Donnie Darko (2001)
5. A Clockwork Orange (1971)

4. Aliens (1986)

3. The Shawshank Redemption (1994)
2. Pulp Fiction (1994)

1. Star Wars: Episode IV-A New Hope

Yang Gw bold itu berarti gw udah nonton

Bad News Bear

May 29th, 2007 by sofyari

Bad News Bear
Ditonton di Pusgiwa UI jam 2 siang Tanggal 17 Mei

Film ini bercerita tentang sebuah Tim Baseball Multi Etnis dan Multi kemampuan, dan seperti biasa memiliki kepercayaan diri yang rendah dan ketidakmapuan bermain..lupakan soal statement multi kemampuan, maksudnya multi masalah

Istilah bear sendiri adalah istilah untuk liga Baseball untuk anak sekolah dasar, Morris Buttermacker (Billy Bob Thornton) adalah seorang pembunuh tikus dan pemabuk, dan selalu bercerita bahwa dia pernah bermain di Major League, diamanati untuk mengasuh tim yang baru terbentuk..Yang dia hadapi adalah sekelompok anak yang tidak pernah dan tidak tahu bagaimana bermain baseball…

Ini masalah yang harus dia pecahkan untuk menghadapi pertandingan antar tim..mampukah Morris??

Well jawaban gw yakin kalian sudah pada tahu, pasti mampu..film ini memang  klise banget tapi kalo dibandingin sama benchwarmers film ini sedikit lebih baik..Sutradaranya pun ingin menyampaikan sebuah pesan klise..jangan pernah menyerah sama keadaan pasti kita bisa berhasil dengan semangt..dia mungkin berhasil,tapi kita bisa jadi sudah jenuh terlebih dahulu.

Film ini lemah dalam pengembangan karakter masing-masing anak..hampir tidak ada cerita yang kuat, kenapa anak2 itu seperti itu, ataupun latar  belakang, semuanya menjadi hilang dalam film ini , padahal elemen penting dalam film motivasi kayak gini, ya pengenalan karakter..fokus karakter terlalu dipusatkan pada morris, sehingga yang lain tampak sebagai pelengkap saja, padahal bila karakter yang lain juga ikut diperkuat mungkin akan memperkuat film ini.

Film ini Mendapatkan penghargaan Young Choice Award

Rate gw : 2/5 Bintang

Pirates Of The Carribean : At World’s End

May 23rd, 2007 by sofyari
Pirates Of The Carribean : At World’s End

 

Ditonton di Blok M Tanggal 23 Mei jam 11 (Premier)

 

Apa
yang pernah Anda dengar tentang POTC 3 kali ini, seluruh bajak laut
bersatu melawan EIC dan dibangkitkannya Jack Sparrow dari
kematian..Well Semua ini memang benar..

Sebagai awalan sedikit
sinopsis mengenai filmnya..Film ini merupakan kelanjutan dari POTC
2..dimana kita tahu bahwa karena penguasaan EIC terhadap jantung Davy
Jones membuat EIC dapat mengontrol sepenuhnya Davy dan Flying
Dutchman..bahkan sampai Davy saking kesalnya di sampai bilang di kayak
Anjing piaraannya EIC..

EIC dengan keinginan untuk membersihkan
lautan dari bajak laut memanfaatkan betul kekuatan baru yang ia miliki,
kondisi ini membuat para pemimpin bajak laut yang dikenal sebagai
Brethen Court merasa perlu untuk melakukan pertemuan untuk mengatasi
hal ini…dan mereka butuh Jack Sparrow untuk pertemuan tersebut..

Perjalanan
Barbossa dan timnya untuk mencari Davy Jones Locker,tempat dimana jack
dikurung, harus dibantu dengan peta navigasi yang dimiliki oleh Sao
Feng penguasa Laut Cina Selatan, dan pada akhirnya mereka berhasil
membebaskan Jack dan menuju ke Brethen Court..namun dalam perjalanan
mereka akan menghadapi pengkhianatan. .berhasilkah mereka mengatasi
Davy Jones dan mempersatukan Bajak Laut,?

Film
ini benar2 jadi klimaks dari film sebelumnya semua pertanyaan kita
mengenai masing-masing karakter terjawab jelas disini, Kenapa Davy
Jones bisa berubah jadi Makhluk Gurita..Siapa Cinta Davy Jones…Nasib
Jack yang sebenarnya seperti apa di Davy Jones Locker..betul- betul
membuat ketiga rangkaian film yang ada sangat melengkapi..

Cuman
ada kekurangan dari film ini petualangan merebut Jack dari Davy Jones
Locker kurang seru..tapi elemen sebuah film terasa lengkap disini,
humor, horor,drama, action, Misteri, semua berhasil dipadukan dalam
satu film yang utuh…2 jam lebih kita terkesima dan selalu penasaran
apa yang akan terjadi selanjutnya. ..Dan yang paling luar biasa adalah
adegan pertempuran akhir dan juga ada Cameo dari Keith Richards…. ini keren banget….Dan dalam film ini nyata banget yang ingin disampaikan adalah kebebasan… .

Tambahan ada satu karakter utama yang akan mati!!!!

Selamat menonton semuanya
Bintang 5 dari gw

Pirates Of The Carribean

May 15th, 2007 by sofyari

Q : Ini itu Film apa sih?
A: ini film yang bercerita tentang para bajak laut di laut karibia dan sepak terjangnya.

Q: Idenya dari mana?
A: Film ini idenya diambil dari sebuah wahana di disney…

Itu aja dulu deh..males nulis lagi kita tunggu saja kedatangan pirates yang ke tiga….Semoga gw dapet undangan premiernya

Arthur and The Minimoys

April 30th, 2007 by sofyari

Arthur and The Minimoys :
Seru, Kocak, Menghibur

(Blitz Megaplex, 28 April
2007)

Film Animasi+Dunia Nyata
garapan Luc Besson ini memang beda, dengan alur cerita yang
sederhana, tetapi tetap kuat dari segi aksi dan sangat menghibur, ini
menunjukkan eksistensi dari Luc Besson sebagai salah satu sutradara
spesialis aksi yang serba bisa.

Ceritanya sendiri
terpusat pada Arthur yang berusaha mencari harta karun peninggalan
kakeknya, harta karun ini penting buat Arthur, karena bila ditemukan
harta karun tersebut dapat menyelematkan Tanah dan Rumah milik
neneknya, tapi untuk mendapatkan harta tersebut bukanlah hal yang
mudah karena ia harus pergi ke Negeri Minimoys, dan bertarung melawan
si jahat Maltazhar. Dengan dibantu putri Selena dan Si Konyol
Bete…Arthur harus segera menemukan harta karun tersebut..

Film ini sangat
mengandalkan permainan dan pengembangan karakter dari si Arthur,
bagaimana keberanian di muncul, karena kecintaannya pada kakeknya,
dan kepasrahan Si Nenek yang merasa bahwa sudah tidak ada harapan
lagi.

Mencoba menguraikan
fantasi yang kita miliki membuat film ini sangat mudah untuk kita
cerna, dan nyaris setiap adegannya diisi dengan aksi-aksi yang
menegangkan tanpa kehilangan perhatian kita pada masing-masing
karakter. Konflik diantara karakter hamoir tidak ada, pengembangan
karakter pun bersifat linier,tapi justru ini lah yang diinginkan luc
besson, penekaanan pada aksi petualangan, memang berbeda dari pada
film animasi yang lain.

 

 

Paris Jet’Aime

April 30th, 2007 by sofyari

Paris Jet’aime :Meta
Narasi Cinta

(Blitz Megaplex, 28 April
2007)

Cinata kata yang
membutakan, tapi 20 film pendek tentang cinta dengan digarap oleh 20
sutradara dan digabung menjadi satu,dengan melibatkan pemain Elijah
Wood, Natalie Portman,Wes Craven, Steve Buscemi, dan lain-lain.
Membuat cinta makin membutakan tetapi jadi makin unik.

Paris Jet’aime agak
sulit kalo harus dibahas plotnya seperti apa, dan dibahas satu
persatu, masing-masing film, kesamaan dari film ini hanya satu yaitu
mereka bicara tentang cinta, selebihnya dibawakan dengan memberikan
narasi mengenai setiap sudut kota Paris, ibukota Cinta, dengan kisah
cintanya masing-masing, semua diterjemahkan apa adanya tergantung
narasi yang kita inginkan, memperlihatkan persepsi yang universal
tentang cinta.

Membatasi pemahaman kita
tetapi memperluas makna tentang cinta itu sendiri, kadang membuat
kita sedih, kadang tertawa, semuanya dengan ciri khas masing-masing,
membuat kita seakan terpaku untuk terus menunggu apalagi kejutan
cerita mengenai cinta yang dapat disampaikan.

Cinta dapat datang dari
berbagai macam kejadian, cinta dapat muncul secara misteri, cinta
dapat muncul dalam halusinasi, cinta dapat muncul dalam pertemuan
pertama, salah persepsi tentang cinta, Berakhirnya sebuah cinta,
pemaknaan kembali cinta, cinta yang hilang, cinta terhadap
keluarga…perlukah dijabarkan semuanya, saya pikir tidak perlu, saya
biarkan imajinasi para penonton tentang cinta yang menjadi hakim.

Sunshine

April 27th, 2007 by sofyari

Film yang menarik dengan genre yang gw pribadi mengistilahkannya sebagai Psychological Sci Fi Thriller, hmmm kenapa gw kasih kayak gitu ya pada dasarnya karena ini film memang melandaskan ketegangan pada manusianya, jadi kalo berharap ada monster atau pun alien yang bakalan mengganggu mereka, gw saranin lebih baik lo cabut dari bioskop..karena film ini pure human banget, bahkan musuh utamanya juga manusia…

Bukan hal yang sederhana memang soalnya kita kerap melihat sebuah film thriller apalagi yang scifi pasti ada monster..jadi gw gak perlu heran kalo nanti setelah lo nonton film ini lo merasakan kebosanan..

Film ini bercerita tentang kematian matahari, umurnya tinggal 50 tahun, dan sebuah Pesawat Icarus dikirim untuk meledakkan sebuah bom inti fusi yang diyakini mampu menghidupkan kembali matahari,namun sayang Icarus menghilang tanpa jejak, akhirnya dibuat pesawat kedua dengan nama Icarus 2 untuk segera menuntaskan misi meledakkan matahari, Dengan diawaki Oleh ilmuwan berbagai bangsa mereka berusaha memenuhi harapan bumi….

Gw rada males ceritain filmnya trauma spoiler soalnya mendingan gw cerita kritik gw terhadap film ini,,,film ini menggunakan pendekatan sains yang sangat kental, bahkan kedua sutradaranya menggunakan dan pergi ke NASA untuk melakukan penelitian terhadap film mereka..hmmm dan justru ini yang menjadi kekuatan dari film ini, film ini menjadi sangat human, dan sangat rasional,terlepas dari lemahnya pengenalan dari masing2 karakter yang ada, tetapi ketegangan yang dirasakan tetap tidak hilang…Keraguan yang mereka rasakan, dan kesalahan yang mereka perbuat, membuat film ini tidak kehilangan suspence..tapi sayang film ini terlalu bertele sehingga membuat kita cepat bosan dan banyaknya adegan yang tidak perlu membuat kita menjadi merasa hambar…Tapi buat gw film ini cukup bagus untuk ditonton

Spiderman 3

April 27th, 2007 by sofyari
Guyz pada hari Rabu yang lalu gw mendapat Undangan untuk nonton Premiernya Film Spiderman 3 di Anggrek 21, dan gw berhasil Foto bareng Arman Maulana…Pokoknya Spidey keren banget oy..
Perjalanan Film Spiderman telah mencapai Istilah Trilogi, dan semua memang memperlihatkan sebuah kematangan dan kedewasaan dari Spiderman..Bila awalnya dia berkutat pada eksistensi dirinya, kemudian dihadapkan pada permasalahan kegundahan seorang pahlawan, maka di film yang ketiga ini..Spiderman dituntut sebuah kedewasaan dalam mengambil sebuah pilihan..
Bukan hal yang mudah untuk melihat sisi human seorang Spiderman, tapi Sam Raimi kali ini berhasil mengangkatnya dengan sederhana dan sempurna, dia pada akhirnya memaksa semua penonton untuk melihat Spiderman sebagai manusia yang dihadiahi kemampuan super power, dalam film ini diperlihatkan bahwa batas antara seorang penjahat dan jagoan, hanyalah setipis pilihan yang harus kita ambil..
Kali ini Spiderman menemukan tantangan yang luar biasa, dia harus menghadapi 4 orang penjahat sekaligus,Green Goblin, Venom dan Sandman..dan dirinya sendiri,
Alur cerita yang terasa padat, membuat kita terus menerus harus menancapkan diri kita di depan layar, bila tidak ingin kehilangan ceritanya..Meski film ini terkesan mellow…dan ada beberapa adegan klise..tapi kejutan di akhir cerita membuat kita merasakan bahwa bukan hanya apa yang kita miliki yang membuat kita menjadi seseorang, tetapi juga pilihan yang kita ambil..
Selamat Menonton!!!!
JANGAN LUPA NONTON KALA JUGA….KARENA KALA JUGA FILM INDONESIA YANG BAGUS…TONTON TERUS FILM INDONESIA

The Host

April 3rd, 2007 by sofyari

The Host
   

   

         

         

 

Film ini gw tonton di BLITZ MEGAPLEX JAKARTA

Kalo
kita bicara soal film monster, maka paling gak ada 2 hal yang menjadi
poin penting dari film tersebut, yaitu monsternya itu sendiri, dan
ketegangan dalam filmnya…

Pada awalnya gw berpikiran seperti
ini, tetapi setelah melihat film The Host, paling gak ada satu lagi
yang harus kita perhatikan yaitu sisi alur ceritanya…biasanya sebuah
Film berbasis monster kita sudah pasti bisa menebak akhir dari
ceritanya, entah Monsternya kalah, atau biasanya disisipkan bahwa nanti
suatu saat monsternya akan bangkit lagi (kalo kayak gini seakan membuka
peluang buat adanya sequel)…Bumbu ketegangan terus menghantui film
kalo perlu gak ada jeda, hajar terus dari awal sampai akhir, seperti
waktu kita nonton Alien, Deep Blue Sea, Gremlin, The Cave, Jurrasic
Park The Series, dan lain-lain..

Tapi kalo menonton film the
host, ternyata sebuah film thriller bisa dipadu dengan film drama
dengan sangat apik, bahkan kekuatan cinta sebuah keluarga, kerinduan,
depresi, konspirasi, bahkan kontroversi, menjadi bumbu yang diramu jadi
satu dalam film ini dan menjadi Film yang sangat menarik dari segi
cerita..namun gw sangat mengingatkan, buat kalian yang hanya mengejar
ketegangan saja dari adanya film monster, bisa jadi anda akan merasakan
kekecewaan, tapi kalo mau lihat sisi lainnya sangat disarankan untuk
menonton film ini…

Cerita diawali pada sebuah hari yang damai
di Tepi Sungai Han, namun kedamaian tersebut tiba-tiba terusik akan
kemunculan monster aneh dari sungai, yang menyerang semua yang berada
di Tepian, Gang Du seorang penjaga toko, melihat kekacauan tersebut
berusaha melarikan diri,namun karena kelalaiannya ia kehilangan Heung
So Putri satu-satunya. Heung So terbawa oleh monster tersebut dalam
keadaan hidup,dengan usahanya akhirnya ia bisa menghubungi bapaknya
bahwa ia masih hidup dan lokasinya berada di saluran bawah tanah..

Gang
Du berusaha semaksimal mungkin mencari anaknya dengan Dibantu Ayahnya
dan 2 orang adiknya, namun proses pencarian bukan tanpa hambatan, ia
harus berhadapan dengan pasukan pemerintah, karena pemerintah
menganggap dirinya memiliki virus…Waktu terus berjalan akankah Heung
so dapat diselamatkan…Tonton..

Film ini secara cerita
menggunakan keluarga dan konflik yang berada di dalamnya, bagaimana
rasa kehilangan tersebut, depresi diantara keluarganya, dan keyakinan
akan adanya harapan bahwa Heung So masih hidup, membuat keluarga ini
bersatu padu untuk saling membantu..

Dengan jalinan alur yang
baik serta memperlihatkan bahwa sebuah permasalahan sederhana dapat
diputarbalikkan,Dan juga usaha dari keluarga tersebut untuk menyakinkan
kepada seluruh dunia bahwa mereka baik2 saja, membawa mereka kepada
konflik yang berliku dengan pemerintah..

Penggambaran monsternya
sendiri dalam film ini tidak terlalu mengerikan, bahkan cenderung
lambat membangun ketegangan, tetapi dengan di dominasi adegan
pencarian, serta koneksi keluarga yang ada membuat film ini menawarkan
sesuatu yang berbeda, kita jadi sangat mengenal masing-masing tokohnya,
seluruh tokohnya digambarkan utuh dan tidak menimbulkan pertanyaan
mengenai keberadaannya..Ini poin penting dari film ini, kita menjadi
melihat film ini lebih humanis dan tidaks sekedar menjual kengerian
belaka.